Pasal Kontroversial di Revisi UU KUHP

Ulasan - 27 September 2019, By galihsetio
kontroversi ruu kuhp

Beberapa waktu lalu, Dewan Perwakilan Rakyat sempat membuat keputusan untuk mengesahkan Revisi Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau RUU KUHP.

Meskipun akhirnya ditunda, keputusan tersebut memancing gelombang kemarahan dari rakyat Indonesia karena ditunda sama artinya dengan menunda pengesahannya saja, bukan menolak draft RUU KUHP yang banyak sekali pasal kontroversi yang timbul di masyarakat.

Dan puncak nya pada tanggal 23 September 2019 lalu, terjadi aksi demonstrasi besar-besaran yang di inisiasi oleh aliansi mahasiswa di seluruh wilayah indonesia. Mereka turun ke jalan dan menggugat anggota dewan untuk tidak mengesahkan RUU KUHP yang di nilai mengandung banyak pasal karet yang siap menerkam rakyat-rakyat kecil.

Para mahasiswa tersebut berasal dari berbagai kampus dan universitas di seluruh Indonesia dan menggelar aksi di wilayah masing masing dan terpusat di gedung DPR/DPRD setempat.

mosi tidak percaya dpr
mosi tidak percaya dpr

Di RUU KUHP tersebut, terdapat banyak sekali pasal karet yang sangat kontroversional. Berikut akan kami jelaskan beberapa pasal yang terdapat pada rancangan undang-undang kitab undang-undang hukum pidana atau RUU KUHP yang sangat karet dan mengundang kontroversi.

Baca Juga : Fakta Ibukota Baru Indonesia Yang Perlu Diketahui

Pasal kontroversial di revisi UU KUHP

Simak penjelasan artikel di bawah ini tentang daftar Pasal kontroversial di revisi UU KUHP.

1. Pasal Aborsi

Pasal Aborsi

Termuat dalam pasal 470 dan 471, pasal ini dianggap akan mendeskriminasi para korban pemerkosaan dan juga kaum hawa atau perempuan. Pasal aborsi ini juga bertentangan dengan undang-undang kesehatan yang berlaku.

2. Pasal penghinaan presiden

Pasal Penghinaan Presiden

Termuat dalam pasal 218 ayat 1. Dalam pasal ini mengatakan bahwa siapa saja yang kehormatan dan martabat presiden akan di pidana kurungan dengan penjara paling lama sampai tiga tahun enam bulan dan denda paling banyak pada kategori IV.

Pasal ini merupakan salah satu yang kontroversi dan bisa digunakan sebagai penjerat rakyat kecil. Karena dianggap menciderai sistem demokrasi, dimana akan membatasi rakyat untuk mengkritik kinerja presiden.

Nanti, setiap ada orang yang mengkritik presiden dengan kalimat yang satire, nanti di kira menjatuhkan harkat dan martabat seorang presiden. Kan karet sekali pasal yang satu ini. Ya gak bung?

3. Pasal pidana untuk persetubuhan atau perzinaan di luar nikah.

Pasal Perzinaan

Pasal ini dianggap bermasalah karena akan mengancam privasi seseorang. Pemerintah dianggap terlalu dalam mengurusi masalah selangkangan. Pasal perzinaan di termuat dalam pasal 471 ayat 1. Jika kamu melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan istri mu, maka kamu akan dipidana paling lama satu tahun dan di denda dengan kategori 3.

Mungkin maksud pemerintah baik, untuk mengurangi perzinaan. Namun, itu mengancam privasi seseorang bung.

4. Pasal kecerobohan hewan peliharaan

Pasal hewan peliharaan masuk pekarangan tetangga

Pasal ini sangat kontroversional. Jika kamu memiliki hewan peliharaan semisal ayam atau yang lain, lalu ayam kamu masuk ke pekarangan atau perkebunan tetangga mu dan hewan tersebut merusak tanaman-tanaman di kebun tetangga mu tersebut.

Jika tetangga mu tidak terima, maka tetangga mu bisa melaporkan kamu dan kamu bisa di kurung dalam penjara dengan masa penjara paling lama enam bulan dan denda sebesar 10 juta.

Emm sepertinya pemerintah ingin membuat orang Indonesia semakin kaya dengan tak perlu susah-susah bekerja sampai lembur larut malam. Seperti nya begitu deh bung. Pasal tentang kecerobohan hewan peliharaan ini termuat di dalam Pasal 340 RKUHP.

dengan tak perlu susah-susah bekerja sampai lembur larut malam. Seperti nya begitu deh bung. Pasal tentang kecerobohan hewan peliharaan ini termuat di dalam Pasal 340 RKUHP.

Baca Juga : Kata Kata Mutiara untuk DPR

5. Pasal gelandangan

Pasal Gelandangan

Ini juga sangat kontroversi dan konyol. Begini, jika kamu seorang gelandangan lalu kamu berkeliaran di ruang publik atau taman kota, semisal. Maka kamu bisa di ancam dengan denda sebesar 10 juta rupiah.

Loh e? Konyol sekali kan? Mereka menggelandang itu karena tidak punya uang, eh malah di denda 10 juta. Kalau mereka punya uang 10 juta pasti mereka lebih memilih berjualan sesuatu dari pada harus menggelandang. Iya kan bung?

Lucu sekali ya ini dewan perwakilan rakyat dengan mahakarya besar nya yaitu RUU KUHP yang kontroversional dan konyol. Nah berikut beberapa pasal kontroversial yang masih diperjuangkan oleh mahasiswa untuk menolak RUU KUHP.

Jangan lupa share informasi ini ke media sosial kalian, dan tetap ikuti cempulek.com yang akan membagi wawasan terbaru tentang hal hal menarik di sekitar kita.

Incoming search terms:

  • revisi uu kuhp
  • revisi undang-undang kontroversial

Pasal Kontroversial di Revisi UU KUHP | galihsetio | 4.5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *